Rabu, 19 Desember 2018

Laporan Pengamatan Struktur Sel dan Peristiwa Osmosis pada Tumbuhan


LAPORAN HASIL PRAKTIKUM
PENGAMATAN STRUKTUR SEL DAN PERISTIWA OSMOSIS PADA TUMBUHAN

Disusun Oleh : 

Kelompok 5
1. Citra Anindita
2. Dhea Putri Rahayu
3. Fany Vira Dicha
4. Firda Sabrina Lutfiyah
5. Monica Puri Salsabila
6. Vially Putri Lestari

Kelas : XI IPA 1

SMA NEGERI 1 REJANG LEBONG
DINAS PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN 
2018



KATA PENGANTAR


Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT. karena berkat rahmat dan karuniaNya maka penulisan ini dapat diselesaikan tepat pada waktunya. Di mana laporan ini berjudul “Pengamatan Struktur Sel dan Peristiwa Osmosis pada Tumbuhan.”

Dalam penulisan laporan ini, penulis menyadari masih banyak terdapat kekurangan dan kekeliruan baik dari segi penulisan maupaun penyajian isi dan tata bahasanya. Untuk itu, penulis sangat mengharapkan kritik dan saran dari rekan-rekan pembaca demi menuju kesempurnaan laporan ini. 

Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan memberi informasi serta dukungan dalam penyelesaian laporan ini. Semoga Allah SWT. membalas jasa orang-orang yang telah membantu dan mendukung dalam pembuatan laporan ini. Aamiin.

Demikian karya tulis ini dibuat. Semoga bermanfaat.

Penulis

BAB I
PENDAHULUAN


Latar Belakang
Tubuh manusia yang besar ini, atau dapat kita sebut makro, ternyata tersusun atas amat banyak unit yang berukuran amat kecil. Tidak hanya manusia, begitu juga dengan makhluk hidup lainnya. Kita semua tersusun atas unit kecil yang disebut sel. Dari unit itulah, terbentuk jaringan, organ, sistem organ, hingga sampai kepada individu.

Sel-sel tersebut karena bersifat mikro, maka harus diamati di bawah mikroskop. Tidak bisa diamati dengan mata telanjang. Kali ini, kita akan mengamati beberapa jenis sel, antara lain sel pada bawang merah dan jaringan epitel. Kita juga akan mengamati proses osmosis pada kangkung dan apel.

Rumusan Masalah
  • Bagaimanakah struktur sel pada bawang merah dan jaringan epitel?
  • Bagaimanakah proses osmosis pada kangkung dan apel?

Tujuan
  • Mengetahui struktur sel pada bawang merah dan jaringan epitel.
  • Mengetahui proses osmosis pada kangkung dan apel.

BAB II
TINJAUAN PUSTAKA


Sel

Sel adalah kumpulan materi paling sederhana yang dapat hidup dan merupakan unit penyusun semua makhluk hidup. Sel mampu melakukan semua aktivitas kehidupan dan sebagian besar reaksi kimia untuk mempertahankan kehidupan berlangsung di dalam sel. Sel pertama kali ditemukan oleh seorang ilmuwan Inggris bernama Robert Hooke pada 1665. Saat itu, dia mengamati sel gabus dari dinding tumbuhan yang sudah mati dan melohat adanya ruang kecil kosong. Sel umumnya berukuran mikrometer, sekitar 1-100 mikrometer. Sel dapat diamati menggunakan mikroskop. Sel dibagi menjadi dua, yaitu sel prokariotik yang tidak memiliki membran inti dan sel eukariotik yang memiliki membran inti.


Osmosis

Osmosis adalah perpindahan molekul air melalui selaput semipermiabel selektif dari bagian yang lebih encer(zat) ke bagian yang lebih pekat(zat) atau dari bagian yang konsentrasi air tinggi ke konsentrasi air rendah. Membran semipermeabel harus dapat ditembus oleh pelarut, tetapi tidak oleh zat terlarut, yang mengakibatkan gradien tekanan sepanjang membran.




BAB III
METODE PRAKTIKUM


Pengamatan Struktur Sel
  • Alat
         · Mikroskop
         · Gelas benda dan gelas penutup
         · Silet
         · Pinset
         · Pipet tetes
         · Tusuk gigi
         · Tisu
  • Bahan 
          · Larutan yodium
          · Air 
          · Metilen biru
          · Bawang merah (Allium cepa)
  •  Cara Kerja 
Pengamatan pada jaringan epitel :
  • Mengorek dengan hati-hati epitel rongga mulut menggunakan tusuk gigi. Setelah meletakkan goresan tersebut di gelas benda, kami meneteskan metilen biru dan air pada goresan tersebut. Kemudian, gelas benda ditutup oleh gelas penutup. 
  • Kami mengamati preparat di bawah mikroskop.
Pengamatan pada sel tumbuhan (bawang merah) :
  • Menyayat sedikit kulit bawang merah dan mengambil selapis tipis lapisan epidermis sebelah dalam.
  • Lapisan tadi diletakkan di atas gelas benda dan ditetesi oleh air dan larutan yodium. Kemudian, ditutup dengan gelas penutup.
  • Preparat diamati di bawah mikroskop.


Pengamatan Peristiwa Osmosis
  • Alat
         · Gelas benda dan gelas penutup
         · Mikroskop
         · Pipet 
         · Pinset
         · Silet 
         · Gelas beker 250 mL, 2 buah
         · Pisau
         · Spidol

  • Bahan
         · Batang kangkung
         · Larutan NaCl 0,3 M
         · Akuades
         · Irisan apel

  •  Cara kerja
Pengamatan pada batang kangkung
  • Memotong batang kangkung secara melintang dengan sangat tipis hingga diperoleh 3 potongan.
  • Potongan pertama diletakkan di gelas dengan akuades. Kemudian ditutup dengan gelas penutup dan diamati dengan mikroskop.
  • Potongan kedua kami rendam pada larutan NaCl o,3 M dan potongan ketiga dalam akuades.
  • Selanjutnya, diamati di bawah miroskop.
Pengamatan pada apel
  • Masing-masing gelas beker diisi dengan akuades dan larutan garam, kemudian tiap gelas diberi tanda yang berbeda.
  • Terdapat 4 buah irisan apel yang telah dicatat ukurannya.
  • 2 irisan apel dimasukkan ke akuades dan 2 lainnya dimasukkan ke larutan galam. 
  • Keesokan harinya, apel diamati kembali




BAB IV
HASIL DAN PEMBAHASAN

  • Hasil


apel setelah didiamkan selama semalam
  • Pembahasan 
Pada bagian ini, akan dijelaskan mengenai jawaban dari pertanyaan di tiap penghujung praktikum.
Pengamatan struktur sel
  • Fungsi organel sel dan hewan.
  •  Fungsi organel sel hewan
          -Membran Sel  
  Fungsi membran sel, antara lain melindungi sel, mengatur keluar masuknya zat, dan penerima rangsangan dari luar. 
- Sitoplasma  
   Fungsi sitoplasma, antara lain tempat berlangsungnya metabolisme sel dan sumber bahan kimia sel. 
- Retikulum Endoplasma 
  Fungsi retikulum endoplasma, antara lain alat transportasi zat dalam sel sendiri, mensintesis lipid dalam sel (REh), membantu dalam detoksifikasi sel-sel berbahaya pada sel (REh), dan sintesa protein (REk). 
- Mitokondria  
 Fungsi mitokondria, antara lain menghasilkan energi dalam bentuk ATP dan respirasi seluler. 
- Mikrofilamen 
 Fungsi mikrofilamen, antara lain berperan dalam pergerakan sel endositosis  dan eksositosis. 
- Lisosom 
  Fungsi lisosom, antara lain pemasukan makromulekul dari luar menuju ke dalam sel dengan mekanisme endositosis, mencerna materi dengan menggunakan fagositosis, mengontrol pencernaan intraseluler, dan penghancuran organel sel yang telah rusak (autofag). 
- Peroksisom (Badan Mikro) 
  Fungsi peroksisom, antara lain menguraikan perokida (H2O2) dari sisa-sisa  metabolisme toksik dan perubahan lemak menjadi karbohidrat. 
- Ribosom  
  Fungsi ribosom adalah sebagai tempat berlangsngunya sintesis protein 
- Sentriol 
 Fungsi sentriol, antara lain proses pembelahan sel dalam membentuk benang spindel dan berperan membentuk silia dan flagela. 
- Mikrotubulus 
  Fungsi mikrotubulus, antara lain melindungi sel, memberi bentuk sel, dan berperan dalam pembentukan flagela, silia dan sentriol. 
- Badan Golgi 
 Fungsi badan golgi, antara lain membentuk vesikula (kantung) untuk ekskresi, membentuk lisosom, memproses protein, dan membentuk membran plasma. 
- Nukleus 
 Fungsi nukleus, antara lain untuk menjaga integritas gen-gen, mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen, menyimpan informasi genetik, tempat terjadinya replikasi, dan mengendalikan proses metabolisme dalam sel. 
- Nukleolus  
  Fungsi nukleolus adalah bertanggung jawab dalam pembentukan protein. 
- Nukleoplasma  
  Fungsi nukleoplasma adalah membentuk kromosom dan gen  
- Membran Inti  
 Fungsi membran Inti, antara lain pelindung inti sel (Nukleus) dan tempat pertukaran zat antara materi inti dan sitoplasma 
  •  Fungsi organel sel tumbuhan
          - Inti Sel
  Fungsi organel sel nukleus adalah mengkoordinasikan proses metabolisme, misalnya pertumbuhan sel, sintesis protein, dan pembelahan sel.  
- Plastida (Kloroplas) 
 Fungsi plastida adalah membantu tumbuhan sehingga dapat menjalani fotosintesis dengan sempurna.  
- Ribosom  
 Fungsi ribosom sebagai tempat dalam sintesis protein yang mengandung protein (40%) dan asam ribonukleat atau RNA (60%).  
- Mitokondria  
  Fungsi mitokondria adalah tempat respirasi aerop dalam pembentukan ATP  sebagai sumber energi.  
- Badan Golgi (Kompleks Golgi) 
 Fungsi dari badan golgi adalah mengangkut zat kimia keluar ke dalam dan keluar sel setelah lemak dan protein di sintesis oleh retikulum endoplasma, badan golgi mengubah dan mempersiapkannya untuk keluar dari sel.  
- Retikulum Endoplasma (RE)  
 Fungsi retikulum endoplasma (RE) adalah penghubung dan pengangkutan struktur steroid, protein dan glikogen, dan senyawa lainnya.  
- Vakuola 
 Fungsi vakuola adalah membantu pencernaan intraseluler molekul kompleks dan eksresi pada limbah.  
- Peroksisom 
 Fungsi dari peroksisom adalah memecah asam lemak menjadi gula dan membantu kloroplas dalam proses fotorespirasi.


  •  Struktur sel hewan dan tumbuhan.
  • Pada sel hewan

sumber : google.com
  •  Pada sel tumbuhan

sumber : google.com


Pengamatan pada kangkung
  • Pada potongan pertama yang ditetesi akuades, struktur selnya masih terlihat normal.
  • Pada potongan kedua yang direndam ke dalam larutan NaCl 0,3 M selama 5 menit, struktur selnya mengalami perubahan dikarenakan peristiwa eksomosis.
  • Pada potongan ketiga yang direndam ke dalam akuades, struktur selnya mengalami perubahan akibat peristiwa endosmosis.
 Pengamatan pada apel
  • Pada apel yang direndam di akuades, apel terlihat menggembung atau lebih besar. Hal ini disebabkan karena osmosis. Di mana konsentrasi di dalam apel lebih tinggi.
  • Pada apel yang direndam dalam larutan yodium, apel terlihat mengerut atau mengecil akibat dari osmosis. Di mana konsentrasi di luar lebih tinggi daripada di dalam apel.

BAB V
PENUTUP


Kesimpulan
Dari praktikum yang telah dilakukan, kami menyimpulkan :
  • Makhluk hidup tersusun atas unit kehidupan bernama sel.
  • Adanya perisitwa osmosis, yaitu perpindahan air atau zat terlarut dari larutan dengan konsentrasi tinggi ke rendah


 Saran
Dari praktikum yang telah berjalan, kami ingin memberikan beberapa saran kepada pembaca :
  • Selalu berhati-hati selama praktikum.
  • Jangan lupa untuk membersihkan peralatan sehabis praktikum.
  • Fokus pada praktikum.




DAFTAR PUSTAKA


Irnaningtyas, 2016. Biologi untuk Kelas XI, Penerbit Erlangga, Jakarta






Tidak ada komentar:

Posting Komentar